Kebijakan Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam Indonesia: Tantangan Implementasi di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.71382/sinova.v4i1.377Keywords:
religious moderation, Islamic education, education policy, digital era, wasathiyahAbstract
This study aims to analyze various moderation policies in the Indonesian Islamic education system and identify various challenges to their implementation in the digital era. The study uses a qualitative approach with library research. Data were obtained from various primary and secondary sources in the form of government regulations, books, and relevant scientific articles, then analyzed using content analysis techniques. The results show that religious moderation policies have been integrated into the Islamic education system through curriculum strengthening, educator competency development, and internalization of wasathiyah values in the learning process. However, its implementation still faces various challenges, including the polarization of religious understanding, the penetration of extreme ideologies through digital media, limited teacher pedagogical competencies, and low digital literacy of students. This research confirms that strengthening Muslim moderation in Islamic education serves not only as an effort to prevent radicalism but also as a strategy to build social and cultural resilience in the increasingly complex digital transformation. Therefore, synergy between the government, educational institutions, educators, and the community is needed to optimize the implementation of religious moderation sustainably.
References
Affan, N. (2025). Strategi Literasi Digital Berbasis Nilai Moderasi Beragama. Rahmad : Jurnal Studi Islam Dan Ilmu Al-Qur’an, 3(1 SE-Artikel), 1–15. https://doi.org/10.71349/rahmad.v3i1.37
Aliyah, S., Zubaidi, A., Machfudi, M. I., Wahono, S. S., & Arifin, M. (2025). Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Toleransi dalam Pembentukan Sikap Pluralisme. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 6(4 SE-), 1891–1900. https://doi.org/10.55583/jkip.v6i4.1759
Amrullah, A. (2025). Peran Pesantren dalam Menangkal Radikalisme Digital: Studi Terhadap Santri Era Media Sosial. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 12(2), 183–196. https://doi.org/10.69896/modeling.v12i2.2934
Armayanti, Y., & Nasution, Z. (2026). Penguatan Moderasi Beragama pada Pendidikan di Indonesia. Journal of Islamic Education El Madani, 5(1 SE-Articles), 59–75. https://doi.org/10.55438/jiee.v5i1.192
Aslam, S. (2025). Pergeseran Otoritas Keagamaan Di Era Media Sosial: Tantangan Otentisitas Tafsir Dalam Konten Digital . ISME : Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research, 3(2 SE-Articles), 92–99. https://doi.org/10.61683/isme.vol32.2025.92-99
Azis, A. A. (2024). Integrasi Moderasi Beragama Pada Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Tadbir Muwahhid, 8(2), 323–353.
Bustamam, M. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI Untuk Mencerdaskan Wawasan Keagamaan Mahasiswa PTKI. Journal of Islamic Education and Law, 1(2), 65–74.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage publications.
Fadhila, N., Elsa Yulianingsih, & Hasbi Assiddiq. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama di SMK Negeri 5 Balikpapan. At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan Dan Keislaman, 6(1 SE-Articles), 207–226. https://doi.org/10.21462/atjpkk.v6i1.45
Fanindy, M. N., & Mupida, S. (2021). Pergeseran Literasi pada Generasi Milenial Akibat Penyebaran Radikalisme di Media Sosial. Millah: Journal of Religious Studies, 20(2), 195–222. https://doi.org/10.20885/millah.vol20.iss2.art1
Galang Anggar Kusuma, & Ridwan Zamani Yahya. (2026). Indonesia’s National Resilience and Integration Amidst Global Challenges. Kawakib: Journal of Multidisciplinary Research, 2(2 SE-Articles), 90–103. https://doi.org/10.63738/kawakib.v2i2.37
Haryanto, T., & Zuhri, S. (2025). Pendidikan Multikultural Di Indonesia Sebagai Upaya Meningkatkan Toleransi Dan Pemahaman Antar Budaya. SYAIKHONA: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam, 3(1), 32–47. https://doi.org/10.59166/syaikhona.v3i1.286
Ikhsan, M. A. (2019). Al-Quran Dan Deradikalisasi Paham Keagamaan Di Perguruan Tinggi: Pengarusutamaan Islam Wasathiyah. Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist, 2(2), 98–112.
Irama, Y., & Zamzami, M. (2021). Telaah Atas Formula Pengarusutamaan Moderasi Beragama Kementerian Agama Tahun 2019-2020. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 11(1 SE-Articles), 65–89. https://doi.org/10.36781/kaca.v11i1.3244
Malik, M. A. M., Dinata, F. R., & Kuswadi, A. (2025). Tantangan dan Peluang Manajemen Pendidikan Islam dalam Penguatan Moderasi Beragama di Lingkungan Pesantren. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), 15–22. https://doi.org/10.63097/6m6rfn42
Miftah, M., & Nursikhin, M. (2024). Tawasuth Dan Dinamika Sosial Antarumat Beragama: Menyelami Nilai-Nilai Wasathiyah Islamiyyah. Afeksi Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(1), 52–59.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage publications.
Mubarok, R. (2025). Multikulturalisme & Moderasi Beragama: Teori dan Praktik dalam Pendidikan Agama Islam. Literasi Nusantara.
Mubarok, R., & Bakri, M. (2021). Membumikan Multikulturalisme Sebagai Upaya Pencegahan Sikap Radikalisme Beragama. Ris ‚lah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(2), 252–266. https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v7i2.178
Rahman, A. (2017). Studi Komperatif Konsep Pendidikan Dalam Pemikiran Tjokroaminoto, Ki Hadjar dan Freire dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Academy of Education Journal, 8(2), 122–149. https://doi.org/10.47200/aoej.v8i2.368
Rizkiyah, S., Rizqin, I. Z., & Baktiar Putri, M. A. (2024). Implikasi Penggunaan Platform Media Sosial dalam Pendidikan Agama. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 22(1 SE-Articles), 72–86. https://doi.org/10.37216/tadib.v22i1.1563
Rofik, M. N. (2021). Implementasi Program Moderasi Beragama Di Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Pada Lingkungan Sekolah. Institut Agama Islam Negeri Purwokerto (Indonesia).
Rusmiati, E. T., Angellia, F., & Hamzah, R. E. (2025). Echo Chamber dan Eksklusivisme Beragama di Ruang Digital. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 24(1), 266–276. https://doi.org/10.32509/wacana.v24i1.4541
Suprapto, S. (2020). Integrasi Moderasi Beragama dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Edukasi, 18(3), 355–368. https://doi.org/10.32729/edukasi.v18i3.750
Taswin, A., Azwar, B., & Nurjannah, N. (2025). Implementasi Penguatan Sikap Toleransi Beragama Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN 1 Lubuklinggau. Institut Agama Islam Negeri Curup.
Wijayanto, N. (2023, January 25). Masjid di Pamekasan Disegel Ribuan Warga, Ceramah Ustaz Yazir Hasan Jadi Pemantik. Tribun.Madura.Co. https://jatim.tribunnews.com/2023/01/25/masjid-di-pamekasan-disegel-ribuan-warga-ceramah-ustaz-yazir-hasan-jadi-pemantik
Zahroh, F. L., & Hilmiyati, F. (2024). Indikator Keberhasilan dalam Evaluasi Program Pendidikan: Success Indicators in Educational Program Evaluation. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(03 SE-Articles), 1052–1062. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i03.5049
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Zukifli Zel, R. (2025). Peningkatan Pemahaman Siswa tentang Pentingnya Musyawarah dalam Islam melalui Metode Diskusi Kelompok pada Mata Pelajaran PAI di UPT SMPN 1 Batang Kapas. JURNAL Studi Tindakan Edukatif (JSTE), 1(3), 756–761.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khtibul Umam, Prita Arianti, Muhammad Khairil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






.