Transformasi Peran Guru Sebagai Fasilitator Hubungan Sekolah dengan Masyarakat di Era Disrupsi

Authors

  • Abdi Cahya Subekti Abdi UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Zacky Al-Ghofir El-Muhtadi Rizal UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Nur Khasanah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.71382/sinova.v3i3.307

Keywords:

teacher as facilitator, school–community relations, digital disruption, sociology of education, Merdeka Belajar

Abstract

The era of disruption, marked by digital advancement, the Merdeka Belajar (Freedom to Learn) policy, and post-pandemic social changes, has transformed the teacher’s role from a mere transmitter of knowledge into a facilitator of relationships between schools and communities. This study employs a library research method to analyze the dynamics, driving factors, and implications of this transformation from the perspective of contemporary sociology of education. The findings reveal that teachers’ roles are increasingly oriented toward collaboration, participation, and cross-stakeholder partnerships, driven by technological innovation, social demands, and educational policies emphasizing autonomy and collective cooperation. Despite challenges such as increased workload, digital inequality, and ethical boundaries in online interactions, teachers act as agents of change who reconstruct educational social relations in more inclusive and participatory ways. This transformation underscores that teachers are not only adaptive to disruption but also serve as key drivers of education grounded in humanity, collaboration, and community values.

References

Aspandi, A., & Muttaqin, M. (2025). Transforming Teacher Roles in Indonesia’s Digital Era: Enhancing Learning Effectiveness and Student Engagement. Journal of General Education and Humanities, 4(4), 1495–1510. https://doi.org/10.58421/gehu.v4i4.616

Giddens, A. (1984). The constitution of society: Outline of the theory of structuration. University of California Press.

Hakim, L. (2021). Institutional borderlands dalam pendidikan: Peran guru sebagai mediator antara sekolah dan komunitas. Jurnal Sosiologi Pendidikan Indonesia, 4(2), 77–91.

Hastuti, D., & Prasetyo, A. (2023). Transformasi peran guru dalam ekosistem pendidikan pasca-pandemi: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 7(1), 45–60.

Hermawan, R., & Lestari, D. P. (2022). Ketimpangan partisipasi orang tua dalam pendidikan berbasis digital: Studi kasus di wilayah 3T. Jurnal Pendidikan Inklusi dan Kebijakan, 5(2), 89–104.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pelaksanaan otonomi sekolah dalam kerangka Merdeka Belajar.

Kurniawan, R., & Fitriani, Y. (2024). Memperkuat peran sosial guru: Dasar teoretis untuk kebijakan pengembangan profesi di era Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 8(2), 103–118.

Kurniawan, R., & Fitriani, Y. (2024). Pendidikan sebagai tanggung jawab bersama: Peran guru dalam membangun kemitraan sekolah–masyarakat. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 12(1), 78–92.

Prasetya, A. (2022). Teori strukturasi Giddens dan relevansinya dalam memahami peran guru di era Merdeka Belajar. Jurnal Filsafat dan Teori Pendidikan, 6(1), 45–59.

Pratiwi, A. D., & Setiawan, M. (2024). Etika komunikasi guru–orang tua di ruang digital: Tantangan profesionalisme dalam era Merdeka Belajar. Jurnal Etika Pendidikan, 8(1), 33–47.

Putri, R. A., & Suryadi, E. (2022). Peran orang tua dalam pendidikan pasca-pandemi: Studi partisipasi dan akuntabilitas di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Keluarga dan Masyarakat, 7(1), 45–60.

Rahman, A. A., & Huda, M. (2023). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam penguatan peran guru sebagai fasilitator komunitas. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 7(1), 55–70.

Rahmawati, Y., & Nugroho, D. (2023). Integrasi teknologi digital dalam komunikasi sekolah–orang tua: Studi implementasi di sekolah penggerak. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(2), 112–126.

Sari, N. P., & Wibowo, H. (2023). Beban kerja guru dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Antara harapan kebijakan dan realitas di lapangan. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 11(1), 112–127.

Sofia, S., & Nashrullah, M. I. (2025). Persepsi Guru terhadap Tantangan

Profesionalisme di Tengah Perubahan Kurikulum. Alsys, 5(4),1256–1273. https://doi.org/10.58578/alsys.v5i4.6429

Sudrajat, A., & Fauzi, I. (2022). Gotong royong dan musyawarah dalam pendidikan berbasis masyarakat: Relevansi nilai lokal dalam kebijakan Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 134–148.

Suryadarma, D. (2021). Transformasi peran guru dalam tata kelola pendidikan berbasis masyarakat di era disrupsi. Jurnal Sosiologi Pendidikan Indonesia, 8(2), 145–160.

Suryani, N. (2021). Dari kelas ke komunitas: Reposisi guru dalam ekosistem pendidikan inklusif. Jurnal Pendidikan Guru Indonesia, 9(2), 134–148.

Suryani, N. (2021). Transformasi peran guru dalam ekosistem pendidikan berbasis komunitas. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 9(3), 45–60.

Suryani, N., & Haryanto, T. (2022). Transformasi peran guru dalam kebijakan Merdeka Belajar: Studi kasus di sekolah penggerak. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 145–158.

Wijaya, A., & Prasetyo, B. (2023). Kolaborasi sekolah–komunitas dalam membangun Profil Pelajar Pancasila: Tantangan dan strategi implementasi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 29(1), 78–92.

Wulandari, R. (2022). Guru sebagai aktor sosial: Studi tentang peran komunitas dalam pendidikan berbasis lokal. Jurnal Sosiologi Pendidikan Indonesia, 6(3), 201–215.

Wulandari, R., & Prasetyo, A. (2023). Dimensi sosial-profesional guru: Telaah atas kesenjangan antara standar kompetensi dan realitas lapangan. Jurnal Pendidikan Guru Indonesia, 11(1), 77–92.

Wulandari, R., & Suryono, B. (2023). Reproduksi vs. transformasi: Peran guru dalam perspektif teori Bourdieu dan Giddens. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(1), 102–116.

Zainuddin, M., & Nurdin, S. (2021). Guru sebagai penjaga moral: Peran etis pendidik dalam konteks pendidikan berbasis komunitas. Jurnal Etika dan Filsafat Pendidikan, 5(2), 88–102.

Downloads

Published

2025-12-26

How to Cite

Abdi, A. C. S., Rizal, Z. A.-G. E.-M., & Khasanah, N. (2025). Transformasi Peran Guru Sebagai Fasilitator Hubungan Sekolah dengan Masyarakat di Era Disrupsi. JURNAL ILMU PENDIDIKAN & SOSIAL (SINOVA), 3(3), 227–236. https://doi.org/10.71382/sinova.v3i3.307