Pemberdayaan Masyarakat Melalui Integrasi Local Genius dalam Penguatan Karakter dan Moderasi Beragama Di Desa Meliling, Kabupaten Tabanan, Bali

Authors

  • Evarianisa Endang Trisnani IAI YPBWI Surabaya
  • Reni Setyowati IAI YPBWI Surabaya
  • Setyaningsih Yuanita IAI YPBWI Surabaya
  • Malik Hawab IAI YPBWI Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v4i3.410

Keywords:

local genius, character,, religious moderation, community empowerment

Abstract

The social, cultural, and religious diversity of Indonesian society necessitates character strengthening derived not only from formal education but also from cultural values ​​embedded in the community. One relevant approach is integrating "local genius" as a foundation for community empowerment. This Community Service (PkM) initiative aims to enhance public understanding of the local genius found in Meliling Village, Tabanan Regency, Bali, and to encourage its application in character building and the reinforcement of religious moderation. The activities were conducted through seminars and interactive discussions linking the concept of religious moderation with local cultural values. The content focused on the values ​​of Tri Hita Karana, Menyama Braya, Ngayah, Awig-awig, and Subak. These values ​​are interconnected with religiosity, mutual cooperation (gotong royong), responsibility, discipline, tolerance, social concern, and environmental preservation. The results indicate that the values ​​of Tri Hita Karana, Menyama Braya, Ngayah, Awig-awig, and Subak are relevant sources for strengthening tolerance, togetherness, social responsibility, and environmental awareness. Integrating local genius makes religious moderation education more contextual by linking religious values ​​with community cultural practices. This initiative demonstrates that local wisdom can serve as social capital for strengthening character and religious moderation at the village level. Program sustainability requires the involvement of the younger generation and community institutions, alongside more systematic evaluation

References

Abdullah, A. (2026). Konstruksi Sosial Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kualitatif Pada Masyarakat Multireligius Di Kabupaten Balangan. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(6), 743–757. https://doi.org/10.61722/jinu.v3i6.11862

Ayu Widha Erlia, Gusti Ayu Nanik Ardhiani, Ni Putu Diah Untari Ningsih, I Ketut Dani Budiantara, & I Wayan Gama. (2026). Edukasi Karakter Berbasis Tri Hita Karana Program Studi Pendidikan Agama Hindu di Pura Anggreka Sari: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4 SE-Articles), 25635–25641. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6230

Diantika, P., & Cahyani, A. I. (2022). Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Hindu Transmigran Di Kecamatan Landono Sulawesi Tenggara. Satya Widya: Jurnal Studi Agama, 5(2), 66–82. https://doi.org/10.33363/swjsa.v5i2.905

Gafur, A., Nurhasan, N., Switri, E., & Nurbuana, N. (2020). Praktek Pengurusan Jenazah di Masjid An-Nur Kebun Raya, Indralaya. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 1(1), 15–23. https://doi.org/https://doi.org/10.32502/altifani.v1i1.3006

Genius, S. M., Saputri, I. S. B., Anjani, S. D. P., Shafa, E., & Kusumawardani, E. (2025). Pola Pemberdayaan Berbasis Aktivitas Literasi: Studi Pada Komunitas Sosial Dengan Pendekatan Pendidikan Nonformal. Jurnal Pendidikan Nonformal, 20(2), 42–53. https://doi.org/10.17977/um041v20i22025p42-53

Haluti, F., Judijanto, L., Apriyanto, A., Hamadi, H. H., Bawa, D. L., & Kalip, K. (2025). Moderasi Beragama: Menciptakan Suasana Kondusif Keberagaman Agama di Indonesia. PT. Green Pustaka Indonesia.

Iryani, E., Muspawi, M., Yusup, A., Rohiq, Soleh, W., & Hasibuan, T. H. (2025). Integrasi nilai-nilai kearifan lokal melalui pendidikan karakter sebagai upaya pencegahan dekadensi moral. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(4 SE-Articles), 1085–1095. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i4.24117

Kemenag RI. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Lickona, T. (1992). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam.

Mas’ud, F., Benu, A., Bulu, D. M., Ay, S. W. O., Gudhu, Y. N., & Nomleni, I. S. (2025). Globalisasi dan pergeseran dimensi budaya lokal: Tantangan pelestarian nilai tradisional. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 293–301. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.40013

Mubarok, R. (2025). Multikulturalisme & Moderasi Beragama: Teori dan Praktik dalam Pendidikan Agama Islam. Literasi Nusantara.

Mubarok, R., & Ghony, M. D. (2024). Empowerment of Local Communities in the Survival of Multicultural Values: Case Study in Tana Toraja Village, East Kutai. Asian Journal of Education and Social Studies, 50(7), 663–677. https://doi.org/10.9734/ajess/2024/v50i71496

Nasution, R., & Albina, M. (2024). Pendidikan multikultural: Membangun kesatuan dalam keanekaragaman. Scholars: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(2), 164–173. https://doi.org/10.31959/js.v2i2.2781

Sinambela, S. M., Saragih, M. D., Lumbantobing, J. N. Y., Lase, M., & Iqbal, M. (2025). Dinamika kebudayaan dan perubahan sosial dalam masyarakat modern. Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Matematika, 2(2), 65–75. https://doi.org/10.62383/katalis.v2i2.1521

Suryawan, I. P. P., Sutajaya, I. M., & Suja, I. W. (2022). Tri Hita Karana sebagai kearifan lokal dalam pengembangan pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia, 5(2), 50–65. https://doi.org/10.23887/jpmu.v5i2.55555

Syamsuriadi, S., Mangenre, M. F., Rahmatunnair, R., Hasanuddin, S., & Hanafi, S. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama pada Gen-Z Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Bugis di Kecamatan Ulaweng Provinsi Sulawesi Selatan. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 774–788. https://doi.org/10.31604/jpm.v6i2.%25p

UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. Educational and Cultural Organization of the United Nations Paris, France.

Yusuf Hadijaya, Wahyudin Wahyudin, Vivi Wulandari, Siti Kholizah, Vina Amanda, & Bunga Artha Nefia Efendi. (2025). Pemberdayaan Masyarakat dengan Pengembangan Kearifan Lokal melalui Kerukunan Antar Umat Beragama. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(4 SE-Articles), 282–294. https://doi.org/10.56910/sewagati.v4i4.3401

Zubaidi, A., & Jali, H. (2025). Integrating Local Wisdom in Religious Moderation Education: A Study of Mountain Slope Communities. Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 23(1), 106–120. https://doi.org/10.21154/cendekia.v23i1.10173

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Trisnani, E. E., Setyowati, R., Yuanita, S., & Hawab, M. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Integrasi Local Genius dalam Penguatan Karakter dan Moderasi Beragama Di Desa Meliling, Kabupaten Tabanan, Bali. MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 241–250. https://doi.org/10.71382/mayara.jurn.peng.masy.v4i3.410